Jumat, 03 Mei 2013

Silent Hill : Revelation


Heather (Adelaide Clemens) atau Sharon, pindah ke sebuah kota kecil untuk menghindari mimpi buruknya.  Dia tinggal berdua bersama ayahnya, Harry (Sean Bean).  Ternyata hal itu tidak mengentikan mimpi buruknya.  Ia bertemu dengan Vincent (Kit Harrington), murid baru yang terus berusaha untuk mendekatinya.  Heather merasa diikuti, maka ia menelpon ayahnya untuk bertemu di sebuah mall.  Disana ia bertemu detektif Douglas Cartland (Martin Donovan) yang mengatakan kalau ordo sudah mengetahui keberadaannya.

Keadaan lebih rumit lagi ketika Heather tidak menemukan ayahnya dan detektif Douglas terbunuh.  Akhirnya ia memutuskan untuk ke Silent Hill untuk mencari ayahnya.  Namun, siapakah Vincent sebenarnya?  Nonton aja deh, hehe.  Masih ada kok di bioskop :p

Sebenarnya efeknya keren banget, apalagi kalo 3D, tambah mantep deh.  Apalagi sound effect yang akan memanjakan lo (kalo lo penggemar thriller dan horror).  Tapi....

PLOTNYA ANCUR BANGET

It did surprise me, but I'm neither afraid nor very scared.  It's just....surprise you know.  Dan karena terlalu banyak kejutan, akhirnya gue menjadi terbiasa dan kebal, kejutan itu jadi besi dan kejutan-kejutan selanjutnya gak ada yang spesial.  Akhirnya ini seperti film romance atau film perang dan kita tahu endingnya.  Yah, formula basi, kejutan, ada yang meninggal atau harus pergi, kissing, the hero survived.  It's very lame you know.  So far, the best hero movie is The Dark Knight (2008).  Akting si Adelaide Clemens juga biasa, gak ada sense of power kayak Jodie Foster atau sense of action and sexy kayak Angelina Jolie.  Yah, dia hanya berteriak, mengeluarkan air mata, menyelamatkan orang, dan bla bla bla.  Kid, you need to learn from Foster and Jolie.  Less screaming, more action.  Itu akan membuat film ini lebih baik.

Harusnya surprisenya tidak usah terlalu banyak dan atmosfir di film harus lebih intense.  Dengan begitu, setiap kejutan akan terasa lebih spesial dan mengagetkan, dan gue ga akan terlalu kebal.

Yang paling konyol adalah, kenapa si Vincent bisa dengan mudah, dalam satu hari jatuh cinta sama si Heather? Hello, it's very idiotic and ridiculous!  And the kiss scene just made the movie less interesting.  This movie is a-crappy-teenage-hero-survived-and-kissing movie.  Dan dialog para tokohnya itu jelek banget dan membosankan.  Gue tahu kok ini adaptasi dari game, but, it's not an excuse for making this movie (maybe) the worst movie of the year.  Plotnya parah banget, dan rasanya film ini berjalan terlalu cepat, jadinya yang gue lihat adalah monster payah di suatu tempat yang payah. 5/10

pic cr : collider

Tidak ada komentar:

Posting Komentar