Tampilkan postingan dengan label Paul Walker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paul Walker. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Mei 2015

Messy and Short Review: Furious 7


I know it's late since everybody has watched it, but...whatever. Since I'm an extremely lazy writer and almost everyone knows the story, let's get to the points, shall we?

SPOILER ALERT

Almost no room for characterization and all that jazz

Are blockbuster films supposed to have little room for characterization? Gue kemarin nonton setengah dari Fast and Furious yang pertama. Film itu masih punya ruang untuk aktor-aktornya berakting dan ruang untuk karakterisasi. But Furious 7 is almost plotless. Well, not really plotless, tapi banyak dialog yang kurang substansial atau sesuatu yang bisa bikin gue berempati dengan tokoh-tokohnya. Gue akui gue Furious 7 adalah film kedua yang gue tonton dari seri Fast and Furious, jadi wajar kalau gue gak bisa berempati dengan tokoh-tokohnya, but it would be great if I can sympathize with those characters. Back to the point, gue gak yakin apakah almost plotless adalah hal yang buruk atau bagus, karena adegan-adegannya banyak yang super keren. Tapi gue tipe orang yang suka cerita and all types of traditional shit like good acting, dialogue, etc.

Identity, vengeance, and family

It's a shame that Furious 7 is almost plotless since the themes are pretty interesting. Kalau di-handle dengan bagus, mungkin action yang over-the-top bisa menyatu dengan baik dengan unsur-unsur drama. 

Letty sempat mengalami krisis identitas di film ini. Dia tidak nyaman dengan Dom yang berusaha untuk reviving the glory days sementara ingatan Letty belum sepenuhnya kembali. Bahkan Letty sempat mengatakan bahwa Letty Ortiz yang sesungguhnya telah meninggal dan ia hidup lagi sebagai orang yang berbeda. Jadi apa yang sebenarnya terjadi hingga ia mau bergabung dengan Dom? Apa yang membuat ingatannya kembali? Unfortunately, we will never know. 

Shaw menyerang kelompok Dom atas dasar balas dendam untuk adiknya. Kelompok Dom menyerang Shaw habis-habisan. Baik Shaw dan Dom melakukan balas dendam bukan atas apa yang terjadi bagi mereka, tapi untuk orang yang mereka cintai. Tapi yang membedakan Dom dan Shaw adalah Dom is a lion while Shaw is a cheetah. Dom masih punya orang-orang yang menjadi jangkar hati nuraninya. Tej, Letty, Brian, Roman, dan bahkan the-sexy-hacker-whose-name-I-forget mengikuti Dom atas kemauan mereka sendiri, which means that Dom is a very capable and 'good' leader. Shaw mahluk soliter. Dia tidak punya orang-orang yang setia kepadanya. Bahkan partnernya akhirnya mengorbankan dia demi menangkap Dom.  

Fuck to woman's exploitation

I'm not happy with woman's exploitation in this film. At all. Okay, maybe calling it as an exploitation is an exaggeration. Tapi kalau mau nampilin cewek-cewek seksi dan fokus ke certain body parts, kenapa hal itu gak dilakukan ke yang laki-laki juga?

The nine lives of all male protagonists

Apakah ini semacam tren untuk film-fim blockbuster? As far as I know, it happened Star Trek (both films), The Dark Knight Rises, and The Avengers (Iron Man). Gue gak suka itu. Mereka bukan dewa yang punya nyawa ekstra for fuck's sake. Dan kalau itu usaha untuk bikin penonton sedih, it's a chessy effort. 

My Favorite Parts: 

- The catfight between Letty and the prince's bodyguard. Finally, a cool and fuckin' badass catfight!

- Roman's dialogue, monologue and the banters between him and Tej. I know, my sense of humor is pretty low.

- Flying cars. All of them. 

- The ending. I'm not affected by Paul Walker's departure (both in real life and in the film), but the scenery is beautiful and Wiz Khalifa's See You Again is an amazing song.

- This scene:

 
Hello, gorgeous(es).

Overall: Situasi "almost plotless" yang dimiliki oleh Furious 7 terbayar untuk adegan-adegan aksi yang mindblowing. James Wan dan timnya memiliki konsep yang "agak unik" mengenai mobil terbang, and it's a good kind unique. Eksploitasi wanita yang terjadi di film ini sangat disayangkan, because Furious 7 would be my favorite film if it wasn't there. 6/10

Rabu, 29 Mei 2013

Fast and Furious 6

Ride or die, right? -Dom


Berhubung Star Trek Into Darkness adalah film di bioskop yang terakhir gue tonton, gue butuh film baru buat di-update di blog gue.  Karena teman gue ngajakin nonton F&F 6, gue jadinya nonton ini deh (padahal maunya nonton Star Trek lagi-_-).

Hobbs (Dwayne "The Rock" Johnson) meminta bantuan pada tim Dominic "Dom" Toretto (Vin Diesel) untuk mengejar Shaw (Luke Evans).  Dom setuju untuk membantu Hobbs karena salah satu anak buah Shaw adalah Letty (Michelle Rodriguez).  Tidak hanya itu, ini adalah kesempatan bagi Brian (Paul Walker) untuk menebus kesalahannya.

WARNING : SPOILER ALERT!


Sebenarnya jarang nonton film action, tapi bukan berarti gue benci juga.  Yang biasanya gue gak suka dari film action, kemampuan akting pemain-pemainnya biasanya kurang.  Dan begitupula film F&F 6.  

Yah, Vin Diesel sih lumayan, yang gue lebih gak suka justru The Rock.  Mukanya kayak marah-marah terus, dan tidak ada variasi ekspresi wajah.  Begitu pula dengan pemain lainnya.   Karakter yang gue suka justru Roman Pearce (Tyrese Gibson) karena humor di film ini berpusat di Roman.  

Tidak hanya akting, Chris Morgan (sepertinya) kekurangan ide untuk menggali karakter-karakter F&F dan membuat penonton newbie seperti gue untuk berempati dan peduli dengan karakter F&F 6.    (Not) Surprisingly, salah satu karakter disini mati, dengan cara yang terlalu klise dan dramatis-_-  And...I was feeling nothing when I watched it!  Gue gak berharap dia hidup, gue gak gak marah karena dia mati, gue datar saja.  Film ini teralu berfokus ke action sehingga kurang memberikan aktor-aktornya untuk menampilkan kekuatan akting mereka.  Jalan ceritanya berjalan terlalu cepat, dan terkadang agak tidak logis.  FIlm ini juga tidak memberikan chemistry, baik antara Walker dan Diesel ataupun Diesel dan Johnson.  Mereka jelas bukan contoh hero and sidekick yang baik.  Oh iya, hubungan antara Han (Sung Kang) dan Giselle (Gal Gadot) yang berperan sebagai secondary romance justru terlihat dipaksakan.

Fast and Furious 6 is indeed, (too) fast and furious. 5,5/10

pic cr : 
hdwallpapers.in
screencrush.com